Seni dan Kerajinan 2 menit baca

Wayang Kulit: Teater Bayangan yang Mendunia

Admin Nusapedia
Admin Nusapedia 28 Dec 2025
Wayang kulit adalah seni pertunjukan tradisional Indonesia yang menggunakan boneka kulit sebagai tokoh-tokohnya. Pertunjukan ini dimainkan oleh seorang dalang di balik layar putih dengan pencahayaan khusus yang menciptakan bayangan. Sejarah wayang kulit sudah ada sejak abad ke-10 Masehi di Jawa. Seni ini berkembang pesat pada masa kerajaan Majapahit dan terus lestari hingga kini. Elemen-elemen penting dalam pertunjukan wayang kulit: 1. Dalang - sutradara sekaligus aktor yang memainkan semua karakter 2. Gamelan - orkestra tradisional yang mengiringi pertunjukan 3. Sinden - penyanyi wanita yang melantunkan tembang 4. Wayang - boneka kulit yang diukir dan diwarnai dengan indah 5. Kelir - layar putih tempat bayangan diproyeksikan Cerita yang dipentaskan biasanya diambil dari epos Mahabharata dan Ramayana, meski ada juga cerita-cerita lokal. Setiap pertunjukan wayang kulit bisa berlangsung semalam suntuk, dari pukul 21.00 hingga fajar. Filosofi wayang kulit sangat mendalam: - Layar melambangkan dunia - Boneka melambangkan manusia - Dalang melambangkan Tuhan yang menggerakkan kehidupan - Gamelan melambangkan harmoni alam semesta UNESCO mengakui wayang kulit sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity pada tahun 2003. Pengakuan ini menegaskan bahwa wayang kulit adalah warisan budaya dunia yang harus dilestarikan. Kini, wayang kulit tidak hanya dipentaskan dalam acara tradisional, tetapi juga diadaptasi untuk pendidikan karakter dan diplomasi budaya Indonesia di kancah internasional.

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam diskusi!

Masuk untuk Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!