Di sebuah desa Batak, hiduplah seorang anak bernama Toba yang memiliki keanehan sejak lahir.
Setiap kata yang keluar dari mulut Toba selalu menjadi kenyataan, baik itu hal baik maupun buruk.
Karena kemampuan ini, orang-orang memanggilnya Si Pahit Lidah.
Toba sangat berhati-hati dalam berkata-kata karena takut menyakiti orang lain.
Suatu hari, desa diserang oleh sekelompok perampok yang kejam.
Melihat penderitaan masyarakabatnya, Toba memberanikan diri menggunakan kekuatannya.
Ia mengucapkan kata-kata agar para perampok tersesat dan tidak bisa keluar dari hutan.
Kata-kata Toba menjadi kenyataan dan para perampok benar-benar tersesat selamanya.
Sejak itu, Toba belajar menggunakan kekuatannya untuk kebaikan dan menjadi pelindung desanya.
Diskusi & Komentar
Bagikan Pendapat Anda
Anda harus login terlebih dahulu untuk memberikan komentar.
Login untuk BerkomentarBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!